Nama saya adalah Bintang arya pamungkas biasa dipanggil Arya/Bintang. Saya lahir pada tanggal 24 mei 2001.
Jadi, saya sekarang sudah berumur 15 tahun. Saya tinggal di sebuah kampung yang
bernama jampue kec. Lanrisang kab. Pinrang bersama dengan keluarga yaitu ayah,
ibu, dan keempat saudaraku. Ayah saya bernama M. Arsyad dan ibu saya bernama
Hj. Fauziah. Saya mempunyai empat saudara laki-laki, yaitu 3 kakak dan satu
adik, ketiga kakak saya tersebut sudah kuliah di makassar, adapun adek saya baru
menduduki bangku kelas 3 SD.
Semasa saya kecil sampai sekarang, saya sangat suka menonton
sebuah film perang-perangan dan film inspirasi karena saya menganggap bahwa
film tersebut mengandung sebuah pelajaran
yang dapat membuat saya menjadi termotivasi dan bersemangat untuk bersekolah.
Adapun contoh pelajaran yang dapat saya petik dari film tersebut yaitu semangat
dalam membela negara dan agama, tidak cepat berputus asa, disiplin, pantang
menyerah, dan saling tolong menolong, serta saya juga mendapat sebuah pelajaran
bahwa kebaikan itu akan mengalahkan kejahatan.
Untuk itu semasa saya kecil, sebenarnya saya bercita-cita untuk menjadi
seorang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Berhubungan dengan cita-cita saya
tersebut, terusterang saja sewaktu saya SD tepatnya di SD Muhammadiyah Jampue sampai SMP/MTS tepatnya di Mts
Muhammadiyah Punnia, saya selalu ditertawakan oleh teman-teman saya ketika
bapak/ibu guru kami menyuruh saya beserta teman-teman untuk mengutarakan
cita-cita kami masing-masing. Karena, mereka menganggap bahwa saya itu sangat
tidak cocok dengan cita-cita saya sebab, tubuh saya yang sangat kecil pada saat
itu. Tapi, pada waktu itu, saya samaskali tidak berputus asa atas semua
perkataan teman-temanku bahkan, saya lebih bersemangat terhadap ejekan teman-teman saya tersebut, dengan selalu latihan di setiap
harinya agar tubuh saya bisa tinggi dan besar/berotot.
Tapi, saya tidak tahu mengapa ketika
saya sudah menuju ke jenjang pendidikan selanjutnya, yaitu di SMA Negeri 11
Unggulan Pinrang, cita-cita saya untuk menjadi seorang TNI sudah berubah dan sekarang
saya bercita-cita untuk menjadi seorang dokter .
Untuk itu, harapan saya 20
tahun kemudian, semoga cita-cita saya menjadi dokter bisa terwujud, semoga di tahun itu juga saya sudah meraih banyak prestasi di berbagai lomba, serta dapat berguna bagi masyarakat, dan inti dari itu semua sekaligus menjadi tujuan utama saya adalah demi
membahagiakan kedua orang tuaku sendiri yang telah membiayai sekolahku selama ini.
karena hati itu berbolakbalik, maka teguhkanlah apa yang ingin kau capai saat ini. harapkan, yakini, dan sebutlah mimpimu di setiap lafaz doamu karena tuhan akan memeluk setiap deretan mimpi bagi para pengejar mimpi
BalasHapus