Minggu, 27 November 2016

MENULIS IKHTISAR BUKU


1.Jelaskan pengertian Ikhtisar ?
Ikhtisar menurut (summary) sekurang-kurangnya ikhtisar dalam hubungan dengan laporan, merupakan suatu bagian dari tulisan yang menyampaikan suatu informasi yang pening dari sebuah laporan dalam bentuk yang sangat singkat walaupun bentuk ikhtisar itu sangat singkat, namun tidak sesingkat abstrak bila abstrak hanya menyampaikan aspek-aspek mana saja yang dikemukakan dalam laporan, maka ikhtisar memasukan pula informasi mengenai aspek-aspek itu bila perbedaan abstrak dan ikhtisar ditinjau daru unsur-unsur pembentukan tema, maka abbstrak hanya mengandung topik persoalan, sedangkan ikhtisar mengandung topik persoalan dan tujuan yang akan dicapai melalui topic tadi.
Jadi intinya ikhtisar adalah suatu bagian dari tulisan yang menyampaikan suatu informasi yang penting dari sebuah tulisan dalam bentuk yang sangat singkat.
Ikhtisar menurut Juhala (2003) adalah penulisan pokok-pokok masalah penulisannya tidak harus berurutan, boleh secara acak atau disajikan dalam bahan pembuat ikhtisar tanpa mengubah tema sebuah wacana.

2.Apa perbedaan ikhtisar dan ringkasan?
Iktisar adalah sama dengan ringkaan hanya ringkasan harus berurutan sesuai dengan urutan kerangka aslinya sementara ikhtisar tidak perlu berurutan sesuai dengan urutan karangan aslinya, disamping itu iktisar tidak perlu mencakup keseluruhan.


3.Jelaskan bagian-bagian iktisar dan karakteristiknya?
Ikhtisar adalah rangkuman gagasan yang dianggap penting oleh penyusun ikhtisar yang digali dari sebuah teks, penyusunan ikhtisar dapat langsung mengemukakan inti atau pokok permasalahan yang berkatian dengan kepentingan atau perhatiannya, hal pokok yang membedakan ikhtisar dari rangkuman adalah sebagai berikut:
1. Dalam ikhtisar urutan dari teks asli tidak perlu dipertahankan
2. Ikhtisar tidak akan memberikan isi keseluruhan dari karangan asli secara praoprasional.
3. Bab-bab atau bagian dari teks asli yang dianggap kurang penting oleh penyusun ikhtisar dapat diabaikan.


4.Sebutkan ciri-ciri ikhtisar?
1. Merupakan tulisan baru yang mengandung sebagian gagasan dari teks.
2. Tidak mengandung hal baru, pikiran atau opini penyusn ikhisar, baik yang dimaksudkan secara sadar maupun tidak sadar.
3. Menggunakan kata-kata dari pengusun sendiri.

Bagaimana menyusun ikhtisar yang baik?
a. Menetapkan tujuan membaca gagasan apa yang saya butuhkan
b. Membaca dengan cermat apa relevasi gagasan yang saya perlukan itu dalam konteks tulisan saya ini?
c. Mencatat gagasan yang penting dari sudut pandang penyusunan ikhtisar dengan kata-kata sendiri.
d. Menyusun kerangka tulisan.
e. Menulis ikhtisar.
f. Mengecek kembali tulisan asli untuk meyakinkan bentuk semua gagasan yang penting telah terjadi.
g. Mengoreksi kesalahan bahasa dan kesalahan cetak.

5.Apa fungsi ikhtisar?
Ikhtisar berfungsi sebagai garis-garis besar masalah dalam sebuah wacana yang berukuran pendek atau sedang. Persamaan ringkasan dan ikhtisar adalah keduanya merupakan penyajian singkat suatu kerangka adapun perbedaannya adalah:
1. Ringkasan adalah penyajian singkat suatu karangan asli dengan tetap mempertahankan urutan isi. Sudut pandang, pengarang dan perbandingan antara bagian secara praoperasional.
2. Ikhtisar adalah penyajan singkat suatu karangan asli dengan tidak lagi mempertahankan karangan aslinya, tidak mempertahankan karangan aslinya, tidak mempertahankan sudut pandang pengarang aslinya dan tidak mempertahankan perbandingannya antara bagian secara profesional. Ikhtisar lebih memberikan penekanan hal yang penting, sedangkan hal yang penting diabaikan.

6.Bagaimana cara membuat ikhtisar?
1. Membaca naskah asli
Langkah pertama dalam perbuatan ikhtisar adalah membaca naskah asli satu atau dua ali untuk mengetahui kesan umum dan maksud pedagang serta sudut pandangnya.
 2. Mencatat gagasan utama
Setelah penulis menangkap maksud, kesan umum, dan sudut pandang pengarang asli, maka langkah selanjutnya mencatat semua gagasan utama atau gagasan yang penting.
3. Menulis ikhtisar
Yang menjadi dasar sinopsis itu adalah ringkasan dan abstrak cara membuat sinopsis adalah sebagai berikut:
a. Membaca naskah asli telebih dahulu untuk mengetahui kesan umum penulis
b. Mencatat gagasan utama dengan menggaris bawahi gagasan yang penting.
c. Menulis ringkasan cerdaskan gagasan-gagasan utama sebagaimana dicatat pada langkah kedua, gunakanlah kalimat yang padat, efektif, dan menarik untuk merangkai jalan cerita menjadi sebuah karangan singkat yang menggambarkan karangan asli.
d. Dialog dan monolog tokoh ditulis isi/garis besarnya saja.
e. Sinopsis tidak boleh menyimpang dari jalan cerita dan isi dari keseluruhan karya yang asli.

7.Apa manfaat dan tujuan teks ikhtisar?
Tujuan atau manfaat membuat suatu lingkungan adalah untuk memahami dan mengetahui isi dari sebuah buku atau karangan, juga berguna untuk mengembangkan ekspresi serta pengehematan kata penulis harus dapat membedakan gagasan utama dan gagasan-gagasan tambahan karena dapat membantu penulis dalam mempertajam gaya bahasa serta menghindari uraian-uraian yang panjang lebar. Ikhtiar dibuat untuk membantu pebaca buku memahami buku yang panjang ikhtisar mmbantu pembaca buku untuk membaca hal itu dalam waktu yang singkat dengan cara yang menghemat waktu.

Sabtu, 19 November 2016

ANALISIS STRUKTUR INSTRINSIK TEKS HIKAYAT SMA NEGERI 11 UNGGULAN PINRANG


UNSUR INSTRINSIK

Alur/plot         : Alur Maju
                        Bukti :karna dalam cerita ini tidak menceritakan tentang masa lalu.
Tema              : Kekeluargaan, Kerajaan dan Kasih sayang tulus seorang anak kepada ayahnya.
Latar/setting  :
1.    Latar tempat :
Kerajaan (bukti: hikayat ini mengisahkan tentang kerajaan jaman dahulu.)
Taman (bukti :tanpa ragu, putri kuning mengambil sapu dan mulai membersihkan taman itu.)
Danau (bukti :ketika sang raja tiba di istana kesembilan putrinya masih bermain di danau.)
Teras istana (bukti :sementara putri kuning sedang merangkai bunga di teras istana.)
2.    Latar waktu :Pada zaman dahulu kala
3.    Latar suasana :Sedih (bukti: berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, tak ada yang berhasil menemukan Putri Kemuning. Raja sangat sedih."Akuini ayah yang buruk," katanya.)
Tokoh:
1.      Protagonis       : Raja danPutriKuning
2.      Antagonis        : Putri Jingga, PutriNila, Putri Hijau, Putri Kelabu, Putri Oranye, Putri Merah Merona, Putri Kuning dan 2 putri lainnya.
Karaker tokoh-tokoh
1.      Raja :
Bijaksana (bukti: sang raja dikenal sebagai raja yang bijaksana)
Penyayang (bukti: sang raja sangat menyayangi anak-anaknya)
2.      Putri kuning :
Baikhati (bukti: karna para inang sibuk untuk menuruti permintaan kakak-kakaknya, taman menjadi tidak ada yang membersihkan. Tapi dengan senang hati putri kuning mau membantu membersihkan taman.)
Penyabar (bukti: “Hai pelayan! Masih ada kotoran nih!” ujar seorang yang lain sambil melemparkan sampah. Taman istana yang sudah rapi, kembali acak-acakan.Putri kuning diam saja dan menyapu sampah-sampah itu.) 
Ramah (bukti: Sebaliknya ia selalu riang dan tersenyum ramah kepada siapa pun.)
3.      Puteri Hijau         : Jahat,  mudahiri (bukti: Puteri Hijau melihat Puteri Kuning memakai kalung barunya. "Wahai adikku, bagus benar kalungmu! Seharusnya kalung itu menjadi milikku, karena aku adalah Puteri Hijau!" katanya dengan perasaan iri)
4.      Kakak-kakak putri kuning :Nakal, manja, jahat. (bukti: sering membentak inang pengasuh dan menyuruh pelayan agar menuruti mereka, merampas kalung putri kuning, menangkap dan memukul kepala putri kuning sampai putri kuning meninggal dan menguburnya tanpa memberitahu ayahnya (raja).
Sudut Pandang          : Orang Pertama dan orang ketiga.

Amanat :
-Berlaku baiklah kepada sesama saudara kita
-Berfikirlah terlebih dahulu ketika kita akan bertindak
UNSUR KEBAHSAAN

Nilai Sosial
Mencoba untuk lebih baik
 
Nilai Agama
Berbuat baik walaupun dibalas kejahatan

NilaiBudaya
Sopan dan santun kepada orang tua, Pada jaman dahulu tentang pemberian nama putri atau putra.
Gaya Bahasa :
Majas metafora :Batangnya bagaikan jubah puteri, daunnya bulat berkilau bagai kalung batu hijau, bunganya putih kekuningan dan sangat wangi!
Majas ironi       : "Wahai adikku, bagus benar kalungmu! Seharusnya kalung itu menjadi milikku”
Majas Paradoks :Meskipun kecantikan mereka hampir sama, si bungsu Puteri Kuning sedikit berbeda, Iatak terlihat manja dan nakal. Sebaliknya ia selalu riang dan tersenyum ramah kepada siapapun. Ia lebih suka bebergian dengan inang pengasuh daripada dengan kakak-kakaknya.